Saturday, May 7, 2011

Ani, Ani
Sungguh aku tahu kau cinta padaku
Ani, Ani
Engkau juga tahu ‘ku cinta padamu
Tetapi untuk sementara biarlah berpisah
‘Ku pergi karena terpaksa demi cita-cita
Ani, Ani
Tabahkan hatimu, aku juga rindu

Ini semua aku lakukan demi cinta
Cintaku kepadamu, Ani, cinta yang suci
Nanti bila sudah tercapai cita-cita
Baru aku akan kembali padamu, Ani
Sabarlah sayang, tunggu ‘ku pulang
Sabarlah sayang, tunggu ‘ku pulang

POSTED BY
RIO IRAMA

YATIM PIATU

Yatim piatu, malang nasibmu
Semoga Tuhan selalu
Melimpahkan rahmat-Nya padamu
(Amin, Allahumma Amin)
Yatim piatu, besarkan hatimu
Di dalam mengarungi
Hidup yang penuh tantangan ini
(Amin, Allahumma Amin)

(La-la-la, la-la-la, la-la-la-la-la-la)
(La-la-la, la-la-la, la-la-la-la-la-la)

Wahai semua kawan
Atasmu kewajiban
Menyantuni mereka dan mengasihinya

(La-la-la, la-la-la, la-la-la-la-la-la)

Sungguh engkau manusia
Yang tiada beriman
Bila pada mereka tak belas kasihan

(La-la-la, la-la-la, la-la-la-la-la-la)
(La-la-la, la-la-la, la-la-la-la-la-la)

Wahai para hartawan
Coba ulurkan tangan
‘Tuk membantu mereka dalam kehidupan

(La-la-la, la-la-la, la-la-la-la-la-la)

Sungguh engkau manusia
Pendustakan agama
Apabila mereka engkau sia-sia

(Amin, Allahumma Amin)

POSTED BY
RIO IRAMA

HARI KIAMAT

Gunung-gunung yang kukuh terpancang
Hari itu akan diterbangkan
Gedung-gedung yang tinggi menjulang
Hari itu akan ditumbangkan

Hari itu hari kiamat
Hari yang menghancurkan jagat
Hari itu hari kiamat
Hari yang menghancurkan umat

Lautan yang selalu bergelombang
Hari itu akan ditumpahkan
Langit yang penuh dengan bintang
Hari itu akan dihempaskan

Hari itu tiada lagi perlindungan
Hari itu tiada lagi pertolongan
Semua orang ketakutan
Jeritan tangis memilukan
Rasa kengerian mencekam
Maut menyelubungi alam

Hari itu tak berguna lagi harta
Hari itu tak berharga lagi nyawa
Semua makhluk dimusnahkan
Seluruh alam dihancurkan
Darah ‘kan menjadi lautan
Kepingan bangkai berserakan

Terangnya cahaya matahari
Hari itu akan dipadamkan
Semuanya isi perut bumi
Hari itu akan dimuntahkan

Posted by
Rio Irama

TABIR KEPALSUAN

Ternyata hatimu buta
Buta karena tabir kepalsuan

Kucoba untuk tidak putus asa
Membuka mata hatimu
Kucoba menguakkan tabir
Penghalang cintamu dan cintaku

‘Ku tahu kau terjerat dan terbenam
Dalam kepalsuan
Cinta tak dapat lagi membedakan
Siapa dan yang mana

Wahai angin pengembara
Terbangkan tirai penghalang di hatinya
Agar merasakan getarannya jiwa
Wahai burung duta suara
Dendangkan lagu untuknya tentang cinta
Agar hirau akan hatiku yang lara

Apakah belum juga kau mengerti
Atau memang tiada cinta lagi

Telah kupaparkan segalanya padamu
Siapa diriku
Kini kuserahkan kepadamu untuk
Menentukan sikapmu
‘Kan kuterima itu walaupun hati
Pedih dan merana
Karena ‘ku tahu tak seorang pun bisa
Memaksakan cinta

Oh, oh, oh, oh

posted by
Rio Irama

JUDI

Judi (judi), menjanjikan kemenangan
Judi (judi), menjanjikan kekayaan
Bohong (bohong), kalaupun kau menang
Itu awal dari kekalahan
Bohong (bohong), kalaupun kau kaya
Itu awal dari kemiskinan

Judi (judi), meracuni kehidupan
Judi (judi), meracuni keimanan
Pasti (pasti), karena perjudian
Orang malas dibuai harapan
Pasti (pasti), karena perjudian
Perdukunan ramai menyesatkan

Yang beriman bisa jadi murtad, apalagi yang awam
Yang menang bisa menjadi jahat, apalagi yang kalah
Yang kaya bisa jadi melarat, apalagi yang miskin
Yang senang bisa jadi sengsara, apalagi yang susah
Uang judi najis tiada berkah

Uang yang pas-pasan karuan buat makan (o, o)
Itu cara sehat ‘tuk bisa bertahan
Uang yang pas-pasan karuan ditabungkan (o, o)
Itu cara sehat ‘tuk jadi hartawan

Apa pun nama dan bentuk judi
Semuanya perbuatan keji
Apa pun nama dan bentuk judi
Jangan lakukan dan jauhi

Judi

Pasted by
Rio Irama

CUMA KAMU

Wanita:
Cuma kamu sayangku di dunia ini
Cuma kamu cintaku di dunia ini

Pria:
Tanpa kamu sunyi kurasa dunia ini
Tanpa kamu hampa kurasa dunia ini

Duet:
Cuma kamu sayangku di dunia ini
Cuma kamu cintaku di dunia ini

Pria:
Tiada kalimat dapat melukiskan
Betapa cintaku kepada dirimu
Tiada ibarat sebagai umpama
Betapa sayangku kepada dirimu

Wanita:
Itu dapat kurasa dari belai tanganmu
Itu dapat kurasa dari pandang matamu

Posted by
Rio Irama

DAWAI ASMARA

Wanita:

Dawai asmara bergetar syahdu

Pria:

Mengalunkan senandung rindu

Wanita:

Belaian mesra membuai jiwa

Pria:

Tak terlukiskan bahagia

Wanita:

Hanyut dalam gelora cinta

Pria:

Hanyut di dalam suka cita

Wanita:

Tenggelam dalam madu cinta

Pria:

Tenggelam di dalam bahagia

Duet:

Dawai asmara bergetar syahdu

Mengalunkan senandung rindu

Belaian mesra membuai jiwa

Tak terlukiskan bahagia

Pria:

Syair para pujangga mengabadikan cinta

Hati para dewasa pasti tersentuh cinta

Wanita:

Ada yang lembut dan manja

Cinta membuat terlena

Ada kala bergelora

Bak debur ombak samudera

Wanita:

Pesona cinta menggapai sukma

Pria:

Menjanjikan sejuta indah

Wanita:

Terbit selera tergugah jiwa

Pria:

‘Tuk menyemaikan benih cinta

Wanita:

Semoga putik ‘kan berbunga

Pria:

Semoga panggil ‘kan berjawab

Wanita:

‘Ku ingin hidup dengan cinta

Pria:

‘Ku ingin selalu bersamanya

Duet:

Pesona cinta menggapai sukma

Menjanjikan sejuta indah

Terbit selera tergugah jiwa

‘Tuk menyemaikan benih cinta

Posted by

Rio Irama